Konsumsi Obat Terlarang Alasan Susah Tidur, Status Bebas Bersyarat Klien Bapas Magelang Terancam Dicabut
MAGELANG – Mengaku tersiksa karena susah tidur, seorang Klien Pemasyarakatan berinisial YRP malah mengambil jalan pintas yang salah. Masih mengantongi status Pembebasan Bersyarat (PB), YRP nekat kembali mengonsumsi obat-obatan psikotropika. Menindaklanjuti pelanggaran ini, Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Bapas Kelas II Magelang, Indri Cahyani, bergerak cepat menyusun Berita Acara Pemeriksaan (BAP) untuk mengusulkan pencabutan SK PB milik klien tersebut.
Saat dimintai keterangan, YRP mengaku sengaja meminum obat keras itu hanya demi bisa beristirahat. Meski sadar betul aksinya melanggar aturan main program integrasi, ia tetap nekat sampai akhirnya ketahuan dan berujung penyesalan. Nasi sudah menjadi bubur, hasil BAP ini langsung diproses untuk membatalkan status bebasnya. Jika usulan pencabutan disetujui, YRP harus bersiap kembali masuk lapas untuk menghabiskan sisa masa pidananya.
Langkah ini jadi peringatan keras buat seluruh klien bimbingan agar tak main-main dengan aturan Pembebasan Bersyarat. Bapas Magelang menegaskan bakal terus mendampingi klien yang ingin berubah, tapi kalau soal pelanggaran hukum dan aturan integrasi, ketegasan tetap jadi harga mati.
