Wujudkan Pemasyarakatan Sehat, Lapas Purwokerto Gelar Tracing TBC Terintegrasi CKG bagi Petugas dan Warga Binaan

Purwokerto, Selasa (4/8/2026) – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Purwokerto bekerja sama dengan Puskesmas Sokaraja 1 melaksanakan kegiatan Tracing Tuberkulosis (TBC) Terintegrasi Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi petugas, tahanan, dan narapidana. Kegiatan yang berlangsung pada Selasa, 4 Agustus 2026 mulai pukul 08.30 WIB hingga selesai ini merupakan upaya deteksi dini penyakit tuberkulosis sekaligus pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh guna mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang sehat, aman, dan produktif.

Rangkaian kegiatan diawali dengan proses pendaftaran peserta, kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan dasar yang meliputi pengukuran tinggi badan, berat badan, lingkar perut, pemeriksaan tekanan darah, serta pemeriksaan kadar gula darah. Seluruh tahapan pemeriksaan dilaksanakan secara tertib oleh tenaga kesehatan dari Puskesmas Sokaraja 1 dengan mengedepankan ketelitian, profesionalisme, dan pelayanan yang optimal kepada seluruh peserta.

Sebagai tahapan akhir, seluruh peserta menjalani pemeriksaan rontgen dada sebagai bagian dari proses Tracing TBC Terintegrasi CKG. Pemeriksaan ini bertujuan untuk mendeteksi secara dini kemungkinan adanya indikasi tuberkulosis sehingga apabila ditemukan gejala atau faktor risiko, penanganan dapat segera dilakukan sesuai prosedur medis. Kegiatan ini juga menjadi bentuk sinergi antara Lapas Kelas IIA Purwokerto dan Puskesmas Sokaraja 1 dalam mendukung program pemerintah untuk percepatan eliminasi tuberkulosis di Indonesia melalui deteksi dini dan pemeriksaan kesehatan berkala.

Kepala Lapas Kelas IIA Purwokerto, Aliandra Harahap, menyampaikan apresiasi atas dukungan Puskesmas Sokaraja 1 dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, kesehatan merupakan salah satu aspek penting dalam menunjang keberhasilan pelaksanaan tugas pemasyarakatan maupun proses pembinaan warga binaan. “Melalui kegiatan Tracing TBC yang terintegrasi dengan Cek Kesehatan Gratis ini, kami berharap kondisi kesehatan petugas, tahanan, dan warga binaan dapat terpantau secara optimal. Deteksi dini menjadi langkah penting untuk mencegah penyebaran penyakit sekaligus memastikan setiap peserta memperoleh penanganan medis yang tepat apabila diperlukan. Kami mengucapkan terima kasih kepada Puskesmas Sokaraja 1 atas sinergi dan komitmen bersama dalam mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang sehat,” ujar Aliandra Harahap.

(Humas Lapas Purwokerto)