Tuntaskan Pelatihan Dasar, CASN Lapas Labuhan Bilik Paparkan Laporan Aktualisasi Nilai BerAKHLAK
LABUHAN BILIK – Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Labuhan Bilik mengikuti Seminar Laporan Aktualisasi sebagai rangkaian akhir dari Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS tahun 2024. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sumatera Utara ini dilaksanakan secara virtual melalui Zoom Meeting, Jumat (12/06/2026).
Seminar ini menjadi forum krusial bagi para peserta untuk mempresentasikan bukti nyata pelaksanaan rancangan kegiatan serta penerapan nilai-nilai dasar ASN yang dikenal dengan BerAKHLAK (Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif) di lingkungan kerja masing-masing.
Dalam sesi tersebut, para CASN memaparkan hasil pemecahan isu-isu aktual yang ditemukan di instansi mereka kepada penguji, coach, dan mentor. Evaluasi difokuskan pada sejauh mana inovasi atau kegiatan yang dilakukan memberikan dampak positif serta manfaat nyata bagi peningkatan kualitas pelayanan dan kinerja di Lapas Labuhan Bilik.
Kepala Lapas Kelas III Labuhan Bilik, Leonardo Pandjaitan, memberikan apresiasi penuh terhadap semangat dan dedikasi yang ditunjukkan oleh CASN tersebut dalam menyelesaikan tahapan Latsar. Beliau menekankan bahwa aktualisasi ini adalah langkah awal bagi mereka untuk berkontribusi secara nyata bagi organisasi.
“Lapas Labuhan Bilik akan terus mendukung penuh implementasi dari setiap gagasan kreatif yang telah disusun oleh para CASN agar dapat berkelanjutan dan memberikan manfaat jangka panjang bagi instansi,” ujar Leo.
Salah satu peserta CASN Lapas Labuhan Bilik, Maria, mengungkapkan bahwa proses aktualisasi ini bukan sekadar pemenuhan syarat kelulusan Latsar, melainkan menjadi momentum untuk menanamkan karakter melayani dalam dirinya.
“Harapan saya, inovasi yang saya paparkan hari ini tidak hanya berhenti di lembar laporan, tetapi dapat terus diimplementasikan untuk memberikan pelayanan prima dan meningkatkan integritas di Lapas Labuhan Bilik,” ujar Maria.
Kegiatan ini diharapkan mampu mencetak tunas-tunas pengayoman yang tidak hanya unggul secara kompetensi, tetapi juga memiliki dedikasi tinggi serta moralitas yang baik dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
