Langkah Pertama Untuk Terus Belajar, Lapas Purwokerto Gelar Calistung Perdana Bagi Warga Binaan

PURWOKERTO – Kesempatan untuk belajar selalu terbuka bagi siapa saja. Semangat tersebut mulai diwujudkan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Purwokerto melalui kegiatan membaca, menulis, dan berhitung (Calistung) yang untuk pertama kalinya dilaksanakan bersama warga binaan, Senin (28/9).

Sebanyak sembilan warga binaan mengikuti kegiatan Calistung perdana tersebut. Pembelajaran diberikan oleh peserta magang dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dan didampingi oleh pegawai Lapas Purwokerto. Kegiatan berlangsung dengan suasana belajar yang sederhana, interaktif, dan penuh perhatian.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan kesempatan kepada warga binaan yang masih membutuhkan pendampingan dalam kemampuan membaca, menulis, dan berhitung. Ini merupakan bagian dari pembinaan agar mereka dapat terus berkembang dan memiliki bekal yang bermanfaat,” ujar Kalapas Kelas IIA Purwokerto, Winarso.

Kegiatan Calistung ditujukan bagi warga binaan yang masih memiliki keterbatasan dalam kemampuan dasar membaca, menulis, dan berhitung. Pembelajaran diberikan secara bertahap dengan menyesuaikan kemampuan masing-masing peserta, sehingga diharapkan mereka dapat mengikuti proses belajar dengan nyaman.

Selain membantu meningkatkan kemampuan dasar, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pembinaan di Lapas Kelas IIA Purwokerto. Proses belajar diharapkan tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga menumbuhkan rasa percaya diri serta semangat warga binaan untuk terus memperbaiki diri.

Pelaksanaan Calistung perdana ini menjadi langkah awal untuk menghadirkan pembelajaran yang berkelanjutan bagi warga binaan. Dari membaca satu kata, menulis satu kalimat, hingga memahami angka, setiap proses menjadi bagian dari perjalanan untuk menyiapkan diri menghadapi kehidupan setelah kembali ke tengah masyarakat.