Kemenkum Malut Matangkan Sasadu sebagai Dashboard Informasi Kinerja

Ternate – Sasadu merupakan inovasi berbasis teknologi informasi yang dikembangkan Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum, La Dariani guna optimalisasi pengendalian dan percepatan kinerja pada Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum (Kemenkum) Maluku Utara (Malut).

Kabag TUM Dariani mengatakan bahwa Sasadu sebagai wadah integrasi dan penyajian data kinerja strategis untuk mendukung efektivitas pelaksanaan tugas seperti reformasi birokrasi, perjanjian kinerja, kinerja anggaran, SDM, dnan lainnya.

“Sasadu diharapkan menjadi basis data pengendalian dan percepatan kinerja, serta pengambilan keputusan oleh pimpinan”ungkapnya, Senin (28/9).

Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Malut, Budi Argap Situngkir, dalam keterangannya mengatakan, pelaksanaan proyek perubahan melalui inovasi Sasadu telah memasuki tahapan pengembangan informasi dengan melibatkan seluruh tim efektif.

Menurut Argap, pengembangan Sasadu disusun secara bertahap, mulai dari jangka pendek, jangka menengah, hingga jangka panjang. Tahapan pelaksanaan direncanakan berlangsung mulai Oktober hingga Februari 2026–2027.

“Inovasi ini penting menjadi informasi bagi pimpinan dalam memantau progres kinerja,” ujar Argap saat memberikan arahan.

Sebagai bentuk pematangan, Sementara itu, Kabag TUM, Dariani, memaparkan rancangan Standar Operasional Prosedur (SOP) serta konsep proyek perubahan Sasadu. Nama Sasadu diambil dari rumah adat masyarakat Halmahera Barat yang memiliki makna sebagai tempat berkumpul masyarakat.

Ia menjelaskan, filosofi tersebut diadopsi ke dalam inovasi di lingkungan Kanwil Kemenkum Malut sebagai wadah untuk menghimpun dan menyajikan informasi, sekaligus menjadi sarana bagi pimpinan dalam memperoleh data yang dibutuhkan untuk mendukung pengambilan keputusan.

“Aplikasi ini digagas untuk mempermudah pimpinan, khususnya unit eselon I, dalam memperoleh informasi dan mencari solusi yang dapat diterapkan di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Hukum Maluku Utara,” tutur Dariani.

Lebih lanjut, Dariani memaparkan bahwa dalam kerangka proyek perubahan tersebut, Kepala Kantor Wilayah bertindak sebagai mentor. Sasadu nantinya dikembangkan dengan sejumlah fitur dashboard yang memuat informasi strategis, di antaranya Zona Integritas dan Lembar Kerja Evaluasi (LKE) ZI.

Pengembangan Sasadu diharapkan dapat menjadi instrumen pendukung dalam penyediaan informasi secara terintegrasi, sehingga pimpinan dapat memantau berbagai indikator kinerja dan memperoleh data secara lebih cepat dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi organisasi.

Melalui Sasadu, Kanwil Kemenkum Malut mendorong pengelolaan informasi yang lebih terintegrasi dan sistematis, sekaligus memperkuat pemanfaatan data sebagai bagian dari peningkatan tata kelola pemerintahan dan pelayanan organisasi.