Pastikan Pelayanan Kesehatan Optimal, Lapas Malang Kembali Gelar VCT Mobile Untuk 180 Warga Binaan
Pada tanggal 2 Juli 2026, Lapas Kelas 1 Malang mengadakan kegiatan VCT Mobile (Voluntary Counseling and Testing) bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Malang dan Puskesmas Kendalgerap. Kegiatan ini diikuti oleh sebanyak 180 warga binaan yang menjalani rangkaian pemeriksaan dimulai dari konseling hingga tes HIV. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk deteksi dini terhadap kondisi kesehatan sekaligus langkah preventif untuk menghindari penyebaran HIV-AIDS di lingkungan lapas.
Pelaksanaan VCT Mobile bertujuan memperkuat sistem pelayanan kesehatan di dalam lapas melalui pemeriksaan yang dilakukan secara rutin dan berkala. Ini menjadi strategi penting untuk menjaga kesehatan warga binaan agar tetap terpantau dan terjaga, terutama terkait pencegahan penyebaran penyakit HIV-AIDS. Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen Lapas Kelas 1 Malang untuk menyediakan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan berkelanjutan.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Lapas Kelas 1 Malang, Dinas Kesehatan Kota Malang, dan Puskesmas Kendalgerap yang menegaskan sinergi pemerintah dan institusi pemasyarakatan dalam menghadirkan layanan kesehatan yang menyeluruh dan berkesinambungan. Sinergi ini bertujuan menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang sehat, aman, serta menunjang keberhasilan proses pembinaan warga binaan.
Kesimpulan
- 180 warga binaan mengikuti rangkaian pemeriksaan yang terdiri dari konseling dan tes HIV.
- Kegiatan mendukung deteksi dini kondisi kesehatan dan pengendalian penyebaran HIV-AIDS.
- Pelaksanaan dilakukan secara berkala sebagai bagian dari upaya penguatan pelayanan kesehatan lapas.
- Terdapat kolaborasi erat antara Lapas Kelas 1 Malang, Dinas Kesehatan Kota Malang, dan Puskesmas Kendalgerap.
- Komitmen kuat dalam menghadirkan lingkungan pemasyarakatan yang sehat, aman, dan kondusif untuk pembinaan.
Kegiatan ini menunjukkan pentingnya layanan kesehatan yang terintegrasi dalam sistem pemasyarakatan untuk mengantisipasi risiko kesehatan serta menunjang proses rehabilitasi dan pembinaan warga binaan.
