Lapas Magelang Goes to School

Magelang – INFO_PAS, Dalam upaya meningkatkan kesadaran hukum sejak dini, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Magelang, Agung Supriyanto, bersama rombongan melaksanakan kegiatan Lapas Magelang Goes to School di SD Negeri Cacaban 6 Kota Magelang pada Jumat (23/10/2026). Kegiatan ini bertujuan memberikan wawasan dan edukasi kepada para guru serta siswa-siswi mengenai pemasyarakatan, fungsi lapas, serta pentingnya kepatuhan terhadap hukum dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam kegiatan tersebut, Kalapas beserta rombongan berinteraksi langsung dengan para siswa dan tenaga pendidik untuk mengenalkan peran Lapas dalam sistem pemasyarakatan serta memberikan pemahaman mengenai konsekuensi pelanggaran hukum. Melalui pendekatan edukatif yang disesuaikan dengan lingkungan sekolah, kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran hukum, membentuk karakter yang disiplin dan bertanggung jawab, serta mendorong generasi muda untuk menjunjung tinggi nilai-nilai kebaikan. Kegiatan ini juga menjadi wujud sinergi antara Lapas dan institusi pendidikan dalam mendukung pembentukan generasi yang berkarakter dan berintegritas.

Kepala Sekolah SD Negeri Cacaban 6 Kota Magelang, Rakhmat Daryono, menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai sarana edukasi yang bermanfaat bagi peserta didik. “Kami berharap kegiatan seperti ini dapat memperluas wawasan siswa tentang pentingnya menaati aturan dan memahami konsekuensi dari setiap tindakan. Pendidikan karakter dan kesadaran hukum perlu ditanamkan sejak dini agar anak-anak tumbuh menjadi generasi yang disiplin, bertanggung jawab, serta mampu mengambil keputusan yang positif dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Kepala Sekolah.

Kepala Lapas Kelas IIA Magelang, Agung Supriyanto, menegaskan bahwa pengenalan pemasyarakatan kepada generasi muda merupakan bagian dari upaya membangun pemahaman yang benar mengenai hukum dan pembinaan. “Kami ingin anak-anak memahami bahwa kepatuhan terhadap hukum dimulai dari kebiasaan sederhana, seperti menaati aturan, menghormati orang lain, dan bertanggung jawab atas tindakan sendiri. Melalui sinergi dengan dunia pendidikan, kami berharap dapat berkontribusi dalam membentuk generasi yang berakhlak baik, berintegritas, dan memiliki kesadaran hukum yang kuat sebagai bekal membangun masa depan bangsa,” ujar Kalapas.