Lapas Kotabaru Dorong Kemandirian Warga Binaan Melalui Perawatan Tanaman Selada

Kotabaru, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kotabaru terus mendorong pelaksanaan program pembinaan kemandirian bagi warga binaan melalui kegiatan pertanian. Salah satunya dilakukan melalui kegiatan perawatan tanaman selada yang dilaksanakan pada Rabu (23/9/2026).

Kegiatan perawatan tanaman selada dilakukan oleh warga binaan dengan pendampingan petugas. Perawatan meliputi pengecekan kondisi tanaman, penyiraman, pembersihan area sekitar tanaman, serta memastikan tanaman mendapatkan perawatan yang sesuai agar dapat tumbuh dengan baik.

Petugas Pembina Kemandirian Lapas Kotabaru, Icho Marselawati, menyampaikan bahwa kegiatan pertanian menjadi salah satu bentuk pembinaan yang memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk memperoleh pengalaman dan keterampilan praktis.

“Perawatan tanaman selada ini bukan hanya sekadar kegiatan bercocok tanam, tetapi juga menjadi sarana bagi warga binaan untuk belajar bertanggung jawab terhadap tanaman yang mereka rawat. Kami memberikan pendampingan agar mereka memahami proses perawatan mulai dari menjaga kebersihan, penyiraman, hingga memperhatikan pertumbuhan tanaman,” ujar Icho.

Menurut Icho, keterampilan yang diperoleh melalui kegiatan pembinaan kemandirian diharapkan dapat menjadi pengalaman yang bermanfaat bagi warga binaan. Pengetahuan sederhana mengenai budidaya tanaman juga dapat dikembangkan setelah warga binaan menyelesaikan masa pidana dan kembali ke lingkungan masyarakat.

Sementara itu, salah seorang warga binaan berinisial S mengaku senang dapat mengikuti kegiatan perawatan tanaman selada. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan pengalaman baru sekaligus mengisi waktu dengan aktivitas yang bermanfaat.

“Selama mengikuti kegiatan ini, saya belajar bagaimana merawat tanaman dengan baik. Ternyata tanaman juga membutuhkan perhatian dan perawatan secara rutin. Kegiatan ini membuat saya lebih sabar dan bertanggung jawab,” ungkap S.

S juga berharap kegiatan pertanian yang dilaksanakan di Lapas dapat terus berjalan dan memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk mempelajari berbagai keterampilan baru.