Jaga Kebersihan Blok Hunian, Ka. KPR Rutan Manna Awasi Langsung Perbaikan Gerobak Sampah Operasional
MANNA – Komitmen menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan hunian terus ditunjukkan Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Manna. Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka. KPR), Hastomo Arbi, S.E., bersama Komandan Jaga Regu Pengamanan (Rupam) III, Heru Utama, S.H., melakukan pengawasan langsung terhadap perbaikan gerobak sampah operasional pengangkut sampah Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dari blok hunian ke luar Rutan, Rabu (28/10/2026).
Kegiatan pengawasan dilaksanakan mulai pukul 09.30 WIB bertempat di Rutan Kelas IIB Manna. Pengawasan melekat ini dilakukan untuk memastikan sarana operasional kebersihan yang vital tersebut dapat kembali berfungsi secara maksimal.
Gerobak sampah operasional tersebut diketahui mengalami kerusakan pada beberapa komponen penting akibat intensitas pemakaian yang tinggi setiap hari dalam mengangkut sampah dari dalam blok hunian menuju Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di luar Rutan.
Adapun perbaikan yang dilakukan meliputi tindakan komprehensif berupa pengelasan dan penggantian bagian-bagian yang rusak. Rinciannya meliputi pengelasan ulang rangka gerobak yang keropos dan patah, penggantian roda yang sudah aus dan sulit bergerak, penggantian baut serta engsel bak penampung yang rusak, hingga pengecatan ulang dan pembersihan total bak sampah agar higienis.
Menariknya, proses perbaikan tersebut dikerjakan langsung oleh Warga Binaan Pemasyarakatan Rutan Kelas IIB Manna yang memiliki keahlian dan keterampilan di bidang pengelasan dan pertukangan. Hal ini menjadi bagian integral dari program pembinaan kemandirian, di mana WBP diberikan ruang untuk menyalurkan keterampilan positif yang bermanfaat bagi lingkungan Rutan.
Ka. KPR Rutan Manna, Hastomo Arbi, S.E., menegaskan bahwa pengawasan dilakukan secara ketat dan melekat, terutama terkait penggunaan alat kerja berupa mesin las dan perkakas lainnya.
“Gerobak ini adalah urat nadi kebersihan blok hunian. Setiap hari sampah dari blok harus terangkut keluar. Jika rusak, kebersihan dan kesehatan WBP akan terganggu. Oleh karena itu kami awasi langsung proses pengelasan dan penggantian bagian yang rusak. Kami pastikan prosedur keselamatan kerja dipatuhi, alat kerja diawasi dan tidak disalahgunakan, serta hasil perbaikan benar-benar maksimal,” tegas Hastomo.
Senada dengan itu, Komandan Jaga Rupam III, Heru Utama, S.H., yang turut hadir dalam pengawasan tersebut menambahkan bahwa kelancaran operasional pengangkutan sampah merupakan bagian dari deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban.
“Kebersihan blok adalah sebagian dari keamanan. Blok yang bersih, sehat, dan tertata akan menciptakan suasana hunian yang kondusif. Kami pastikan kegiatan perbaikan ini berjalan tertib dan WBP yang bekerja tetap dalam pengawasan petugas,” ujar Heru.
Setelah melalui proses perbaikan selama beberapa jam, gerobak sampah operasional tersebut akhirnya selesai diperbaiki dan siap dioperasionalkan kembali. Dengan berfungsinya kembali gerobak tersebut, alur pengangkutan sampah dari blok hunian ke luar Rutan dipastikan kembali lancar dan tidak terkendala.
Kepala Rutan Kelas IIB Manna, Hannibal, S.Sos., M.Si., melalui jajaran pengamanan mengapresiasi langkah cepat tersebut sebagai bentuk pemeliharaan sarana dan prasarana serta komitmen menjaga lingkungan Rutan yang bersih, sehat, dan aman.
Seluruh rangkaian kegiatan perbaikan dan pengawasan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan terkendali tanpa kendala.
