Bapas Kelas II Magelang Ikuti Pengarahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan

Magelang, 7 September 2026 — Seluruh pegawai Balai Pemasyarakatan Kelas II Magelang, terdiri atas pejabat struktural, Jabatan Fungsional Tertentu (JFT), dan Jabatan Fungsional Umum (JFU), mengikuti pengarahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan secara daring melalui Zoom, Senin (7/9).

Pengarahan menekankan penguatan kesiapsiagaan menghadapi bencana, keamanan dan ketertiban, pengawasan serta pembinaan pegawai, kedisiplinan, dan pengelolaan senjata api di seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT). Penguatan peran Bapas dan Pembimbing Kemasyarakatan juga menjadi perhatian dalam mendukung pelaksanaan tugas Pemasyarakatan ke depan.

Dalam aspek tata kelola, jajaran diarahkan untuk memastikan pengadaan Bama 2026 berjalan sesuai ketentuan, mengutamakan pengusaha lokal, serta menjadikan hasil evaluasi dan temuan BPK sebagai bahan perbaikan. Optimalisasi UMKM dan ketahanan pangan turut didorong melalui pemanfaatan produk hasil karya Lapas dan Rutan.

Di bidang kehumasan, seluruh jajaran diminta membangun kepedulian dan koordinasi dalam menyikapi isu serta mengoptimalkan media monitoring. Sementara itu, penyesuaian seluruh identitas dan atribut yang masih menggunakan logo Pengayoman atau nomenklatur “Hukum” agar segera diselaraskan dengan identitas Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Menjelang Rakernis pada 21–23 September 2026, seluruh jajaran juga diarahkan untuk mempersiapkan bahan dan menindaklanjuti hasil evaluasi tata kelola pelayanan publik secara nyata.

Melalui pengarahan tersebut, jajaran Pemasyarakatan diharapkan semakin solid, responsif, berintegritas, dan siap menghadapi berbagai tantangan, sekaligus terus meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.