Rajut Kemandirian, Lapas Malang Hadirkan Bekal Membuka ‘lembaran Baru’ Melalui Buku Tabungan
Malang – Lapas Kelas I Malang menyerahkan premi kepada 150 warga binaan yang aktif mengikuti program pembinaan kemandirian, Selasa (09/06). Premi diberikan dalam bentuk buku tabungan kepada warga binaan yang bekerja pada berbagai unit kegiatan kerja, mulai dari garment, lukis, batik, sablon, barbershop, cafe, tata boga, pembuatan tempe dan tahu, telur asin, maggot, hingga pertanian. Penyerahan secara simbolis dilakukan kepada 14 perwakilan warga binaan dari masing-masing unit kerja oleh Kalapas Kelas I Malang,
Christo Victor Nixon Toar, didampingi jajaran pejabat Struktural. Selanjutnya, buku tabungan diserahkan kepada seluruh penerima oleh Kepala Seksi Pengelolaan Hasil Kerja, Agus Supriyanto. Total premi yang diberikan untuk periode ini mencapai Rp15.610.000 dengan nominal yang diterima warga binaan paling besar sejumlah Rp248.000.
Kalapas Kelas I Malang, Christo Victor Nixon Tear, menyampaikan bahwa premi merupakan bentuk apresiasi kepada warga binaan yang telah aktif mengikuti program pembinaan kemandirian yang dilaksanakan oleh Bidang Kegiatan Kerja. Beliau mengatakan, “Pemberian premi ini diberikan kepada Warga Binaan yang mengikuti program pembinaan kemandirian yang telah dilaksanakan oleh Bidang Kegiatan Kerja baik secara mandiri maupun bekerja sama dengan mitra. Kami berharap pemberian premi ini dapat bermanfaat kepada Warga Binaan serta keluarga Warga Binaan.”
Menurut beliau, program pembinaan kerja tidak hanya bertujuan meningkatkan keterampilan warga binaan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi yang nyata. Pemberian premi tersebut menjadi salah satu bentuk penghargaan atas produktivitas dan hasil karya yang telah dihasilkan warga binaan selama mengikuti pembinaan. Selain itu, kegiatan ini juga mendukung implementasi 15 Program Aksi Strategis Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam penguatan pembinaan kemandirian yang produktif.
