Raih Jenjang Karier, Dua Petugas Rutan Surakarta Ikuti Ujian Kompetensi Mansoskul Metode MACT

Surakarta – Rutan Kelas I Surakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pengembangan kompetensi aparatur. Kali ini, dua orang petugas Rutan Surakarta mengikuti Ujian Kompetensi Manajerial dan Sosial Kultural (Mansoskul) menggunakan metode Multi Assessment Competency Test (MACT) yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan bekerja sama dengan Unit Layanan Penilaian Kompetensi dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjadjaran, Rabu (01/07).

Pelaksanaan ujian kompetensi ini merupakan bagian dari upaya penguatan profesionalisme Aparatur Sipil Negara di lingkungan pemasyarakatan. Melalui metode MACT, peserta dinilai secara komprehensif terhadap kompetensi manajerial dan sosial kultural yang menjadi salah satu persyaratan dalam pengembangan karier, termasuk sebagai dasar pemenuhan kualifikasi untuk kenaikan jenjang jabatan.

Selama mengikuti rangkaian asesmen, kedua petugas menjalani berbagai tahapan pengujian yang dirancang untuk mengukur kemampuan kepemimpinan, pengambilan keputusan, komunikasi, kerja sama, adaptabilitas, hingga kemampuan membangun hubungan sosial dalam lingkungan kerja. Proses penilaian dilaksanakan secara objektif dengan mengacu pada standar kompetensi jabatan Aparatur Sipil Negara.

Keikutsertaan dua petugas Rutan Surakarta dalam ujian kompetensi ini menjadi wujud nyata komitmen organisasi dalam mendorong setiap pegawai untuk terus meningkatkan kapasitas dan kualitas diri. Peningkatan kompetensi tidak hanya mendukung pengembangan karier individu, tetapi juga menjadi investasi penting dalam mewujudkan pelayanan pemasyarakatan yang semakin profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Melalui partisipasi aktif dalam berbagai program pengembangan kompetensi yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Rutan Kelas I Surakarta optimistis dapat terus mencetak aparatur yang unggul, adaptif, dan berintegritas. Dengan SDM yang kompeten, diharapkan pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan dapat berjalan semakin efektif, sehingga mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta mendukung terwujudnya pemasyarakatan yang modern dan berkemajuan.