Perkuat Pelayanan WBP, Ditjenpas Lapas Pemuda Plantungan Pastikan Sarpras Klinik Terjaga

Lembaga Pemasyarakatan Pemuda Kelas IIB Plantungan terus memperkuat kualitas pelayanan kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui pengecekan dan pemeliharaan sarana prasarana (sarpras) klinik, Rabu (26/8/2026).

Kegiatan pengecekan dilakukan oleh Bapak Kasubbag Tata Usaha, Imam Rosyadi, bersama Ibu Kaur Umum, Sri Utami, serta jajaran pegawai Lapas Pemuda Kelas IIB Plantungan. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan seluruh sarana dan fasilitas yang mendukung pelayanan kesehatan WBP berada dalam kondisi baik, bersih, aman, layak, dan dapat digunakan secara optimal.

Pengecekan mencakup kondisi ruang klinik, fasilitas pelayanan, serta berbagai sarana penunjang kesehatan yang tersedia. Petugas turut memperhatikan kondisi fisik dan kelayakan masing-masing fasilitas untuk mendeteksi sejak dini apabila terdapat kerusakan, keausan, maupun sarana yang membutuhkan perbaikan atau penggantian.

Pemeriksaan sarpras klinik dilakukan sebagai bagian dari pemeliharaan rutin untuk menjaga kesiapan fasilitas dalam menunjang pelayanan kesehatan. Dengan kondisi sarana yang terawat, petugas kesehatan dapat memberikan pelayanan secara lebih optimal serta memastikan kebutuhan kesehatan WBP dapat ditangani dengan baik.

Selain memastikan kelayakan fasilitas, jajaran pegawai juga memperhatikan kebersihan, kerapian, dan kondisi lingkungan klinik. Hal tersebut menjadi bagian penting dalam menciptakan ruang pelayanan yang nyaman serta mendukung penerapan standar kebersihan dalam pelayanan kesehatan.

Bapak Kalapas Pemuda Kelas IIB Plantungan, Suharno, S.H., M.H., menyampaikan bahwa pemeliharaan sarana prasarana klinik merupakan bagian penting dalam mendukung kualitas pelayanan kepada WBP.

“Kami memastikan sarana dan prasarana klinik selalu dalam kondisi baik, bersih, dan siap digunakan. Pengecekan secara berkala penting dilakukan agar apabila terdapat fasilitas yang mengalami kerusakan atau membutuhkan perbaikan dapat segera diketahui dan ditindaklanjuti,” ujar Bapak Kalapas Suharno.

Menurut Bapak Kalapas, perhatian terhadap sarpras juga merupakan bentuk komitmen Lapas dalam memenuhi hak WBP, khususnya dalam memperoleh pelayanan kesehatan yang layak. Fasilitas yang terjaga dengan baik diharapkan dapat mendukung pelaksanaan pelayanan kesehatan secara efektif dan berkesinambungan.

Bapak Kasubbag TU Imam Rosyadi bersama Ibu Kaur Umum Sri Utami dan jajaran pegawai turut memastikan setiap fasilitas yang diperiksa dapat berfungsi sebagaimana mestinya. Hasil pengecekan menjadi bahan evaluasi untuk menentukan kebutuhan perawatan, perbaikan, maupun pemenuhan sarana apabila diperlukan.

Melalui kegiatan tersebut, Lapas Pemuda Kelas IIB Plantungan terus mendorong pemeliharaan sarana prasarana secara berkala sebagai bagian dari penguatan kualitas pelayanan. Klinik yang terawat dan memiliki sarana yang layak diharapkan mampu memberikan dukungan maksimal terhadap pelayanan kesehatan bagi WBP.

Langkah ini sekaligus menjadi wujud komitmen Lapas Pemuda Kelas IIB Plantungan dalam menghadirkan pelayanan pemasyarakatan yang profesional, humanis, dan berorientasi pada pemenuhan hak serta kebutuhan WBP.