Perkuat Ketahanan Pangan, Warga Binaan Lapas Pemuda Plantungan Laksanakan Penyortiran Lele
Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan serta meningkatkan kualitas pembinaan kemandirian, warga binaan Lapas Pemuda Kelas IIB Plantungan melaksanakan kegiatan penyortiran ikan lele di area budidaya perikanan, Kamis (2/7/2026).
Kegiatan penyortiran dilakukan secara teliti dengan memisahkan ikan berdasarkan ukuran agar pertumbuhan lele menjadi lebih optimal, mengurangi risiko persaingan pakan, serta memaksimalkan hasil panen. Seluruh proses berlangsung di bawah pengawasan petugas pembinaan sebagai bagian dari program pembinaan kerja yang berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, warga binaan tidak hanya memperoleh keterampilan di bidang budidaya perikanan, tetapi juga dibekali nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan kerja sama dalam mengelola usaha produktif. Program budidaya lele menjadi salah satu bentuk pembinaan kemandirian yang mendukung ketahanan pangan sekaligus memberikan bekal keterampilan yang bermanfaat setelah warga binaan kembali ke masyarakat.
Kalapas Pemuda Plantungan, Suharno, menyampaikan bahwa program ketahanan pangan di Lapas terus dikembangkan melalui berbagai sektor pembinaan kemandirian, termasuk budidaya perikanan.
“Penyortiran lele merupakan tahapan penting dalam budidaya yang bertujuan menjaga kualitas pertumbuhan ikan. Melalui kegiatan ini, warga binaan belajar keterampilan praktis sekaligus menumbuhkan etos kerja, sehingga program pembinaan dapat memberikan manfaat nyata bagi mereka serta mendukung ketahanan pangan di lingkungan Lapas,” ujar Suharno.
Lapas Pemuda Plantungan berkomitmen untuk terus mengoptimalkan berbagai program pembinaan yang produktif, inovatif, dan berkelanjutan sebagai wujud nyata pembinaan yang berdampak positif bagi warga binaan serta mendukung program akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
