Perkuat Deteksi Dini dan Berantas HALINAR, Lapas Arga Makmur Gelar Razia dan Tes Urine Bersama TNI-Polri
Arga Makmur – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Arga Makmur kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban dengan melaksanakan kegiatan razia/penggeledahan blok kamar hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) serta tes urine bersama aparat penegak hukum (APH) dari unsur TNI dan POLRI, Senin (25/05/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIB Arga Makmur, Yulian Fernando, didampingi Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka. KPLP) Ganang Mahardiko, pejabat struktural, jajaran pelaksana JFU/JFT, personel Kodim 0423 Bengkulu Utara, serta anggota Polres Bengkulu Utara.
Pelaksanaan razia dilakukan secara menyeluruh di seluruh blok hunian WBP dengan tetap mengedepankan pendekatan humanis dan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) pengamanan yang berlaku. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban sekaligus mencegah masuk serta beredarnya barang-barang terlarang di lingkungan Lapas.
Selain penggeledahan kamar hunian, kegiatan juga dilanjutkan dengan tes urine terhadap 22 orang WBP sebagai langkah preventif dalam mendeteksi penyalahgunaan narkoba di dalam Lapas. Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh WBP yang menjalani tes urine dinyatakan negatif narkoba.
Kalapas Arga Makmur, Yulian Fernando, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen jajaran pemasyarakatan dalam mendukung Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya terkait penguatan deteksi dini gangguan keamanan dan pemberantasan HALINAR (Handphone, Pungli, dan Narkoba).
“Razia rutin dan tes urine ini menjadi langkah konkret kami dalam menjaga situasi Lapas tetap aman, tertib, serta bebas dari penyalahgunaan narkoba dan barang-barang terlarang lainnya. Sinergi bersama TNI dan POLRI juga menjadi kekuatan penting dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang kondusif,” ujar Yulian Fernando.
Dalam pelaksanaan penggeledahan, petugas menemukan sejumlah barang yang tidak diperkenankan berada di dalam kamar hunian WBP dan berpotensi disalahgunakan. Barang-barang tersebut antara lain kaleng rokok, korek api, cermin, jarum jahit, cukur kumis, gunting kuku, tangkai sapu aluminium, botol parfum kaca, hingga paku dan barang lainnya.
Meski ditemukan beberapa barang terlarang, kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya gangguan keamanan. Seluruh barang hasil penggeledahan selanjutnya akan ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk penguatan sinergitas antara Lapas Arga Makmur dengan aparat penegak hukum di wilayah Bengkulu Utara dalam menjaga stabilitas keamanan serta meningkatkan pengawasan di lingkungan pemasyarakatan.
Ke depan, Lapas Kelas IIB Arga Makmur berkomitmen untuk terus melaksanakan razia dan tes urine secara berkala dan berkelanjutan guna menciptakan lingkungan Lapas yang aman, bersih dari HALINAR, serta mendukung pembinaan WBP yang lebih optimal.
