Panen Cabai Perdana, Lapas Banjar Dukung Ketahanan Pangan
Korandetak.com-Komitmen mendukung ketahanan pangan nasional dibuktikan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Banjar melalui panen cabai perdana yang digelar pada Senin, 26 Oktober 2026 di area perkebunan Lapas.
Hasil cabai yang tumbuh subur tersebut merupakan buah dari program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang dikelola secara intensif dan berkelanjutan.
Panen dilakukan langsung oleh jajaran petugas bersama warga binaan dengan antusias. Program ini dirancang tidak hanya produktif secara hasil, tetapi juga memberikan bekal keterampilan kerja bagi WBP setelah menjalani masa pidana.
Kepala Lapas Kelas IIB Banjar, Tutut Prasetyo menegaskan, keberhasilan panen pada Senin, (26/10/ 2026) ini, menjadi indikator berjalannya program pembinaan kegiatan kerja secara produktif di Lapas Banjar.
“Kerja keras jajaran pembinaan dan warga binaan terbayar. Panen perdana ini bukti program kegiatan kerja kami produktif. Ini langkah awal untuk terus mengoptimalkan potensi yang ada guna mendukung ketahanan pangan,” kata Tutut Prasetyo.
Menurutnya, bercocok tanam cabai menjadi salah satu strategi pembinaan yang memiliki nilai ekonomi dan kontribusi sosial. Selain mengasah keterampilan bertani, WBP juga diajak berkontribusi nyata bagi ketahanan pangan di lingkungan pemasyarakatan.
Untuk menjaga akuntabilitas, seluruh hasil panen cabai pada Senin tersebut langsung ditimbang dan dicatat secara rinci. Data tersebut akan dilaporkan secara berkala sebagai bentuk pertanggungjawaban program ketahanan pangan Lapas Banjar di bawah naungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Lapas Banjar menargetkan program pertanian dan perkebunan ini terus dikembangkan. Tidak hanya cabai, berbagai komoditas lain berpotensi dikembangkan untuk menghasilkan produk berkualitas dan memberikan dampak positif berkelanjutan bagi warga binaan maupun masyarakat luas.(Red).
