Karutan Surakarta Saksikan Gala Premier Film Pendek “Janji Terakhir”, Wujud Dukungan Nyata bagi Kreativitas Warga Binaan
Surakarta – Rutan Kelas I Surakarta menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sinergi antar Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan dengan menghadiri Gala Premier film pendek NAPI Pesan dari Dalam berjudul “Janji Terakhir”, yang merupakan hasil kolaborasi Lapas Kelas IIA Sragen bersama Tulang Punggung Production by Erick Estrada, Sabtu (27/06). Kegiatan yang berlangsung di Aula Lapas Sragen tersebut dihadiri oleh Kepala Rutan Surakarta bersama para Kepala UPT Pemasyarakatan se-Soloraya, perwakilan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Tengah, serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sragen.
Acara diawali dengan sambutan Kepala Lapas Sragen yang menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung lahirnya karya sinematik tersebut sebagai media pembinaan yang edukatif dan inspiratif. Selanjutnya, Bupati Sragen memberikan sambutan sekaligus mengapresiasi inovasi pembinaan yang mampu menghadirkan ruang kreativitas bagi warga binaan melalui karya perfilman yang sarat akan nilai-nilai kehidupan, penyesalan, serta harapan untuk menjadi pribadi yang lebih baik.
Film pendek “Janji Terakhir” mengangkat pesan moral tentang makna keluarga, penyesalan, dan kesempatan kedua bagi seseorang yang tengah menjalani masa pidana. Melalui alur cerita yang menyentuh, film ini menjadi bukti bahwa proses pembinaan di dalam lembaga pemasyarakatan tidak hanya berfokus pada aspek pembinaan kepribadian dan kemandirian, tetapi juga mendorong lahirnya karya kreatif yang mampu menyampaikan pesan positif kepada masyarakat.
Kehadiran Kepala Rutan Surakarta dalam gala premier tersebut merupakan bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan program pembinaan berbasis kreativitas di lingkungan pemasyarakatan. Selain menjadi ajang apresiasi terhadap karya warga binaan, momentum ini juga mempererat sinergi dan kolaborasi antar-UPT Pemasyarakatan di wilayah Soloraya dalam mewujudkan sistem pembinaan yang semakin humanis, inovatif, dan berdampak positif.
Melalui kegiatan ini diharapkan semangat kolaborasi antar-UPT terus terjalin sehingga mampu melahirkan berbagai inovasi pembinaan yang memberi ruang bagi warga binaan untuk berkembang, berkarya, dan mempersiapkan diri kembali ke tengah masyarakat. Sinergi yang kuat antar pemangku kepentingan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan Pemasyarakatan yang bermanfaat bagi masyarakat, sejalan dengan semangat membangun warga binaan menjadi pribadi yang lebih baik.
