Hindarkan Anak dari Pemenjaraan, Bapas Magelang Sukses Fasilitasi Dua Musyawarah Diversi Sekaligus

MAGELANG, 30 Juli 2026 – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Magelang kembali mencatatkan keberhasilan dalam upaya pelindungan terhadap Anak yang Berkonflik dengan Hukum (ABH). Pada Rabu (29/7/2026), Bapas Magelang sukses terlibat penuh dalam pelaksanaan dua musyawarah diversi yang berlangsung secara bersamaan di Markas Kepolisian Resor (Polres) Purworejo dan Kepolisian Resor Kota (Polresta) Magelang.

Kegiatan musyawarah ini digelar sebagai langkah intervensi hukum guna mengambil keputusan terbaik bagi masa depan anak-anak yang tengah berhadapan dengan hukum. Hasil dari kedua musyawarah tersebut berbuah kesepakatan damai, di mana seluruh pihak setuju untuk tidak melanjutkan proses hukum anak ke tingkat persidangan di pengadilan.

Dalam pelaksanaannya, musyawarah diversi di kedua wilayah hukum tersebut dipimpin oleh penyidik kepolisian yang bertindak sebagai fasilitator, dan didampingi langsung oleh Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Bapas Magelang yang mengemban tugas sebagai wakil fasilitator. Proses musyawarah yang mengedepankan prinsip keadilan restoratif (restorative justice) ini turut dihadiri oleh berbagai unsur terkait, di antaranya anak yang berkonflik dengan hukum beserta orang tua/wali, pihak korban, tokoh masyarakat setempat, penasihat hukum, dan pekerja sosial (Peksos). Kehadiran seluruh pihak tersebut bertujuan untuk mencari titik temu yang adil bagi korban sekaligus memperhatikan kepentingan terbaik bagi anak.

Tercapainya kesepakatan diversi ini menjadi langkah krusial dalam sistem peradilan pidana anak. Melalui penyelesaian di luar pengadilan, anak diberikan kesempatan berharga untuk memperbaiki diri dan masa depannya dengan menghindarkan mereka dari stigma negatif serta trauma pemenjaraan. Selain itu, penyelesaian melalui jalur diversi ini diharapkan bukan sebagai bentuk impunitas, melainkan sebagai upaya edukatif agar tumbuh rasa tanggung jawab dari dalam diri anak atas kesalahan yang telah mereka perbuat, sekaligus memulihkan hubungan baik di lingkungan masyarakat.