Gelar Razia Gabungan Tengah Malam, L’sima Bersama Ditjenpas Jatim & Jajaran APH Mantapkan Zero Halinar
Malang- Pada Senin malam (25/05) Lapas Kelas I Malang kembali menggelar razia gabungan sebagai langkah konkret menjaga komitmen zero halinar. Kegiatan dimulai pukul 22.30 WIB dengan melibatkan jajaran Aparat Penegak Hukum wilayah, yakni Koramil Blimbing, Polsek Blimbing, dan Brimob Batalyon B Pelopor. Razia diawali dengan apel gabungan yang dipimpin langsung oleh Plh. Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur, M. Ulin Nuha.
Kehadiran beliau menjadi bentuk penguatan pengawasan sekaligus dukungan terhadap pelaksanaan tugas pengamanan di Lapas Malang. Kegiatan ini juga merupakan implementasi nyata dalam mendukung 15 Program Aksi Strategis Kemenimipas, khususnya pemberantasan peredaran handphone ilegal dan narkoba di lapas maupun rutan.
Dalam arahannya, M. Ulin Nuha menegaskan bahwa razia gabungan merupakan tindak lanjut dari arahan Dirjenpas Brigjen Pol. Drs. Mashudi untuk terus mewujudkan kondisi lapas dan rutan yang bersih dari HALINAR. Beliau menyampaikan bahwa sinergi antarinstansi menjadi kunci dalam menjaga stabilitas dan keamanan pemasyarakatan. Ulin juga memberikan apresiasi terhadap konsistensi kinerja Lapas Malang yang selama ini terus menunjukkan capaian positif dalam pengendalian gangguan keamanan dan ketertiban.
“Alhamdulillah, terima kasih kepada Lapas Malang yang terus menunjukkan kinerja positif dan menjaga situasi tetap kondusif tanpa adanya laporan HALINAR. Mari kita pertahankan kondisi ini serta perkuat sinergitas demi menjaga komitmen zero halinar,” ujar beliau. Setelah apel selesai, personel gabungan dibagi menjadi dua tim guna memaksimalkan pemeriksaan di area sasaran.
Razia difokuskan pada seluruh kamar hunian Blok Bukit Barisan dengan pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh dan terukur. Kepala Lapas Kelas I Malang, Christo Victor Nixon Toar, menegaskan bahwa setiap barang terlarang yang ditemukan akan didata dan ditindak sesuai ketentuan yang berlaku. Beliau menekankan agar razia dilaksanakan secara tegas namun tetap mengedepankan pendekatan yang humanis kepada warga binaan. “Laksanakan razia dengan tegas, teliti, dan penuh tanggung jawab. Namun demikian, tetap kedepankan sikap yang baik dan humanis dalam pelaksanaannya,” tegas beliau. Pada kesempatan tersebut, petugas juga melakukan penataan ulang rak maupun skat di dalam kamar hunian yang dinilai menghalangi pengawasan petugas.
