Lapas Purwokerto Kirim Sapu Lakop Hasil Karya Warga Binaan ke Mitra Kerja

Purwokerto, Rabu, 15 Juli 2026 – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Purwokerto kembali melaksanakan pengiriman sapu lakop hasil karya warga binaan kepada mitra kerja. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian yang bertujuan membekali warga binaan dengan keterampilan kerja sekaligus meningkatkan produktivitas melalui hasil karya yang bernilai ekonomis.
Sapu lakop yang dikirim merupakan hasil produksi warga binaan yang mengikuti program pembinaan kerja di Lapas Kelas IIA Purwokerto. Proses produksi dilaksanakan secara berkelanjutan dengan pendampingan petugas, mulai dari pengolahan bahan baku hingga tahap akhir, sehingga menghasilkan produk yang berkualitas dan siap dipasarkan.

Kerja sama ini menjadi salah satu bentuk sinergi dalam mendukung pemasaran hasil karya warga binaan. Melalui kemitraan ini, warga binaan tidak hanya memperoleh pengalaman kerja, tetapi juga kesempatan untuk mengembangkan keterampilan yang dapat menjadi bekal saat kembali ke tengah masyarakat.

Kepala Lapas Kelas IIA Purwokerto, Aliandra Harahap, menyampaikan bahwa program pembinaan kemandirian terus dioptimalkan agar mampu memberikan manfaat nyata bagi warga binaan.

“Melalui program pembinaan kemandirian, kami ingin membekali warga binaan dengan keterampilan yang memiliki nilai ekonomi. Kerja sama dengan mitra menjadi bukti bahwa hasil karya warga binaan memiliki kualitas dan mampu diterima oleh masyarakat. Kami berharap pengalaman ini menjadi bekal yang bermanfaat ketika mereka kembali ke lingkungan sosial,” ujar Aliandra Harahap.

Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIA Purwokerto terus berkomitmen mengembangkan program pembinaan yang produktif, inovatif, dan berkelanjutan sebagai wujud Pemasyarakatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

(Humas Lapas Purwokerto)