Lapas Purwokerto Kirim Produk Unggulan Warga Binaan ke Purworejo Expo 2026

Purwokerto – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Purwokerto turut berpartisipasi dalam ajang Purworejo Expo 2026 dengan mengirimkan hasil karya unggulan Warga Binaan. Kegiatan pengiriman produk dilaksanakan pada Sabtu (7/2/2026) sebagai tindak lanjut atas Surat Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Tengah terkait dukungan keikutsertaan UPT Pemasyarakatan dalam kegiatan pameran tersebut.

Produk hasil karya Warga Binaan Lapas Kelas IIA Purwokerto yang dikirimkan berupa celengan karakter dan sapu glagah yang merupakan produk unggulan Galeri Antasena. Selain itu, turut dikirimkan hasil karya Warga Binaan dari Rutan Kelas IIB Purbalingga berupa sapu lakop sebagai bentuk sinergi antar UPT Pemasyarakatan di wilayah Karesidenan Banyumas. Seluruh produk tersebut dikirimkan ke Rutan Kelas IIB Purworejo sebagai UPT yang ditunjuk sebagai lokasi pengumpulan barang pameran.

Celengan karakter merupakan kerajinan tangan bernilai seni yang dibuat dari limbah kertas atau koran yang dibentuk sesuai karakter tertentu dan dicat dengan beragam pilihan warna. Sementara itu, sapu glagah menjadi produk ikonik Lapas Kelas IIA Purwokerto yang dibuat dari rumput glagah pilihan, disusun dan diikat secara rapi sehingga menghasilkan produk yang kuat, fungsional, dan memiliki nilai jual.

Kepala Lapas Kelas IIA Purwokerto, Aliandra Harahap, menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam Purworejo Expo 2026 merupakan bagian dari upaya mendukung pembinaan kemandirian Warga Binaan. “Melalui keikutsertaan dalam pameran ini, kami ingin memperkenalkan kepada masyarakat bahwa Warga Binaan mampu menghasilkan produk yang berkualitas dan bernilai ekonomi. Ini juga menjadi sarana promosi hasil pembinaan serta dukungan terhadap proses reintegrasi sosial Warga Binaan,” ungkapnya.

(Humas Lapas Purwokerto)