Tingkatkan Kemandirian Warga Binaan, Lapas Purwokerto Gelar Sapa Hidroponik Bersama UMP
Purwokerto, 11 Februari 2026 — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Purwokerto menggelar kegiatan Sapa Hidroponik bertema “Educational Visit on Lettuce Hydroponic Cultivation at the Correctional Facility” yang berlangsung di Giatja Lapas Purwokerto, Rabu (11/2). Kegiatan ini diikuti oleh 15 warga binaan, 10 mahasiswa, serta 2 dosen dari Fakultas Pertanian dan Perikanan Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) sebagai bagian dari sinergi pembinaan kemandirian berbasis edukasi dan praktik lapangan.
Kegiatan diawali dengan sambutan dari Kepala Seksi Kegiatan Kerja, Bima Sambudya, Presiden BEM Fakultas Pertanian dan Perikanan UMP, Damar Jati Wijaya, serta Muhammad Amir Biky, S.P., M.P., selaku pembicara utama. Dalam pemaparannya, narasumber menyampaikan materi mengenai potensi bisnis hidroponik dan teori dasar budidaya selada secara hidroponik, mulai dari pengenalan sistem, prinsip pertumbuhan tanaman tanpa tanah, pengelolaan nutrisi, hingga peluang pengembangan usaha secara mandiri maupun berkelompok. Untuk mengukur efektivitas pembelajaran, peserta mengikuti pre-test dan post-test guna mengetahui peningkatan pemahaman terhadap materi yang diberikan.
Sebagai tindak lanjut dari sesi teori, kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung penyemaian benih serta peracikan larutan nutrisi hidroponik. Para peserta, khususnya warga binaan, terlihat antusias dan aktif dalam setiap tahapan praktik. Interaksi yang terjalin antara warga binaan, mahasiswa, dan dosen berlangsung harmonis sehingga menciptakan suasana pembelajaran yang interaktif, kondusif, dan aplikatif.
Kepala Lapas Kelas IIA Purwokerto, Aliandra Harahap, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen Lapas dalam menghadirkan program pembinaan yang produktif dan berorientasi pada kemandirian. “Kami terus berupaya menghadirkan pembinaan yang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga aplikatif dan memiliki nilai ekonomi. Melalui kegiatan hidroponik ini, warga binaan diharapkan memiliki bekal keterampilan yang dapat dimanfaatkan sebagai peluang usaha setelah kembali ke masyarakat,” ujar Aliandra. Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan berlangsung dengan tertib serta lancar.
(Humas Lapas Purwokerto)
