Tanam Pakan Lebah Klanceng, Lapas Purwokerto Kembangkan Pembinaan Kemandirian Berbasis Lingkungan

Purwokerto, 9 Februari 2026—Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Purwokerto melaksanakan kegiatan penanaman tanaman sumber pakan lebah klanceng di area Brandgang Selatan Lapas. Kegiatan ini melibatkan petugas Bimbingan Kerja (Bimker), peserta magang, serta Warga Binaan Asimilasi Bimker sebagai bagian dari pengembangan program pembinaan kemandirian berbasis budidaya lebah klanceng.

Tanaman yang ditanam merupakan tanaman Santos (Dombeya natalensis), yang berfungsi sebagai sumber nektar utama bagi lebah klanceng. Tanaman tersebut merupakan dukungan dari Dosen Fakultas Biologi Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto. Area Brandgang Selatan dipilih sebagai lokasi pengembangan karena dinilai strategis dan mendukung keberlanjutan budidaya lebah klanceng di lingkungan Lapas.

Sebelumnya, budidaya lebah klanceng telah melalui tahap uji coba di dalam area Lapas dan menunjukkan hasil yang positif. Hasil evaluasi dan monitoring pada 3 Februari 2026 menunjukkan mulai terbentuknya kantong-kantong madu di dalam sarang lebah, sehingga program ini dinilai layak untuk dikembangkan dengan penambahan koloni di lokasi baru.

Kepala Lapas Kelas IIA Purwokerto, Aliandra Harahap, melalui Kepala Seksi Kegiatan Kerja (Kasi Giatja) menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada hasil produksi, tetapi juga pada pembinaan keterampilan warga binaan. “Pengembangan budidaya lebah klanceng ini merupakan upaya kami untuk membekali warga binaan dengan keterampilan produktif yang ramah lingkungan dan bernilai ekonomi, sehingga dapat menjadi bekal positif saat mereka kembali ke masyarakat,” ujarnya.

(Humas Lapas Purwokerto)