Sambut Bulan Suci Ramadhan, Kalapas Purwokerto Ajak Warga Binaan Perkuat Iman dan Introspeksi Diri

Mengawali bulan suci Ramadan, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Purwokerto, Aliandra Harahap, mengajak seluruh jajaran dan Warga Binaan untuk memperkuat ketakwaan dan melakukan introspeksi diri. Ia menegaskan bahwa Ramadan menjadi momentum terbaik untuk memperbaiki diri dan mendekatkan hati kepada Allah SWT. “Awal Ramadan ini mari kita jadikan sebagai titik balik untuk meningkatkan ketakwaan dan mengoreksi diri atas segala kekurangan yang telah lalu,” ujarnya.

Dalam pesannya, ia menekankan pentingnya rasa aman, baik bagi diri sendiri, keluarga, maupun masyarakat luas. Seluruh Warga Binaan diajak untuk mendoakan masyarakat yang tengah menghadapi bencana agar diberikan kekuatan dan ketabahan. “Rasa aman harus kita mulai dari diri sendiri, menjaga keselamatan fisik dan psikis, serta memanjatkan doa bagi saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” katanya.

Ia juga menyoroti pentingnya memperkuat iman dengan senantiasa bermunajat kepada Allah SWT agar diberikan keistiqamahan dalam beribadah. Selain itu, keselamatan menjadi doa bersama agar seluruh keluarga besar lapas dijauhkan dari bahaya, baik dari dalam maupun luar. “Kita berharap Allah selalu melindungi langkah kita dan menjaga kita dari segala marabahaya,” ungkapnya.

Lebih lanjut, seluruh Warga Binaan diajak untuk meneguhkan keislaman dengan memperkuat iman hingga akhir hayat dalam keadaan husnul khatimah. Rasa syukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT serta kesabaran dalam menghadapi setiap ujian juga menjadi penekanan penting. “Syukur dan sabar adalah kunci agar hati tetap tenang dalam menjalani setiap cobaan,” tambahnya.

Menutup pesannya, ia berharap seluruh Warga Binaan senantiasa mendapatkan taufik dan petunjuk dari Allah SWT. Masa pembinaan di Lapas Purwokerto disebut sebagai ujian sekaligus kesempatan untuk memperbaiki diri dan menata masa depan yang lebih baik. “Apa yang kita jalani saat ini adalah proses untuk mengoreksi diri. InsyaAllah, jika kita bersungguh-sungguh, Allah akan memberikan hidayah dan membuka jalan menuju kehidupan yang lebih baik,” pungkasnya.

(Humas Lapas Purwokerto)