Penggunaan HP, Narkoba Hingga Pungli, Marak Terjadi di Lapas Pemuda Tangerang

TANGERANG – Penggunaan Alat Komunikasi yang digunakan oleh Napi Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang nampaknya tidak pernah usai. Setiap kali sidak selalu ditemukan HP, bahkan seusai sidak pun, Para Napi rupanya masih bisa menggunakan HP.

Menurut informasi yang didapat, berdasarkan tangkapan layar, salah satu Napi Lapas Pemuda Tangerang masih leluasa menggunakan HP, kemudian ada informasi juga yang menyebutkan bahwa saat melakukan kunjungan, pihak pengunjung terkadang harus memberikan uang “pelicin” agar apa yang dibawa ke dalam Lapas bisa diloloskan oleh petugas.

Menurut sumber yang enggan disebutkan Identitasnya, dirinya pernah melakukan Laporan pengaduan, tetapi tidak ditanggapi. Pada akhirnya Sumber meminta pihak media untuk memviralkan informasi tersebut.

Ditanya soal Jenis Pungi, Sumber Menjelaskan pungli mulai dari Uang kmr, uang kas, kebersihan, listrik, HP, kemudian klo ngurus PB, remisi, bhkan klo bwa mamin, itu kdang kita selipkan uang biar bisa msuk, terkait nominalnya tidak menentu tidak ada patokan tergantung kemampuan para Napi,” kata Sumber.

Ditanya Soal Nama Petugas dan Napi di Dalam, Sumber juga mengatakan “Klo utk itu sy gk brni ksh tau om, kadng nanti kluarga di dlem yg jdi sasaran. Prnah kjadian. Kluarga sy mlh msuk seltik,” imbuhnya.

Tidak hanya itu, dilain kasus, salah satu napi bernama Agung Cristian Sinaga yang terjerat kasus narkoba diduga masih melancarkan aksinya meskipun dirinya berada dibalik jeruji besi Lapas Pemuda Tangerang.

Tentunya ini menjadi perhatian Khusus, dimana ada informasi yang menyebutkan tentang Penggunaan Alat Komunikasi, Pungutan Liar, hingga Peredaran Bisnis Narkoba didalam Lapas.

Hal tersebut tentunya tidak selaras dengan 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Saat dikonfirmasi kepada Pihak Lapas Pemuda Tangerang, Pihak media terhubung dengan Kepala Pengamanan Lapas yaitu Muarif.

Muarif mengucapkan Terimakasih infonya dan akan di tindak lanjuti.

“Kami berkomitmen sedang berbenah bang, Terimakasih infonya, Kami akan proses,” singkatnya.