Pembinaan Kemandirian Warga Binaan melalui Kegiatan Pewarnaan Kain Batik di Lapas Kelas IIA Purwokerto
Kegiatan pewarnaan kain batik yang dilaksanakan oleh Warga Binaan Lapas Kelas IIA Purwokerto merupakan salah satu bentuk pembinaan kemandirian yang dilaksanakan secara berkesinambungan. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan bekal keterampilan kerja kepada warga binaan, khususnya di bidang kerajinan batik, agar mereka memiliki kemampuan yang bermanfaat dan bernilai ekonomi setelah selesai menjalani masa pidana.
Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan penuh antusias oleh para warga binaan yang terlibat. Mereka mengikuti setiap tahapan proses pewarnaan kain batik, mulai dari persiapan bahan, pencampuran warna, hingga proses pencelupan dan pengeringan kain. Melalui kegiatan ini, warga binaan tidak hanya dilatih keterampilan teknis, tetapi juga ditanamkan nilai ketekunan, kesabaran, dan tanggung jawab terhadap hasil karya yang dihasilkan.
Selama kegiatan berlangsung, petugas Lapas Kelas IIA Purwokerto secara aktif melakukan pengawasan dan pengawalan. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan. Kehadiran petugas juga berfungsi sebagai pendamping yang memberikan arahan serta menjaga agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan secara optimal.
Kepala Lapas Kelas IIA Purwokerto, Aliandra Harahap, menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan kemandirian seperti pewarnaan kain batik merupakan bagian penting dari proses pemasyarakatan. “Kami berupaya memberikan pembinaan yang bersifat produktif dan berkelanjutan, sehingga warga binaan memiliki keterampilan nyata yang dapat dimanfaatkan sebagai bekal hidup mandiri setelah bebas nanti,” ujar Aliandra Harahap.
Melalui kegiatan pewarnaan kain batik ini, Lapas Kelas IIA Purwokerto berharap dapat mencetak warga binaan yang lebih siap untuk kembali ke masyarakat dengan keterampilan positif dan sikap kerja yang baik. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud komitmen Lapas Kelas IIA Purwokerto dalam mendukung program pembinaan kemandirian guna mewujudkan pemasyarakatan yang humanis dan berdaya guna.
(Humas Lapas Purwokerto)
