Pembinaan Kemandirian Lapas Kelas IIA Purwokerto Tingkatkan Kreativitas dan Keterampilan Warga Binaan

Purwokerto, 2 Maret 2026— Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Purwokerto terus mengoptimalkan program pembinaan kemandirian bagi warga binaan melalui berbagai kegiatan keterampilan produktif. Kegiatan tersebut meliputi pembuatan stik es krim, pembuatan celengan karakter, pembuatan sapu glagah, serta pewarnaan batik lapas yang dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk pembinaan berbasis keterampilan kerja.

Dalam pelaksanaannya, warga binaan mendapatkan pendampingan langsung dari petugas pembinaan untuk memahami proses produksi mulai dari persiapan bahan, teknik pembuatan, hingga tahap finishing produk. Pembuatan stik es krim dan celengan karakter menjadi sarana pengembangan kreativitas dan inovasi, sementara pembuatan sapu glagah serta pewarnaan batik memberikan keterampilan praktis yang memiliki nilai ekonomi dan peluang usaha setelah warga binaan kembali ke masyarakat.

Kasi Kegiatan Kerja, Bima Sambudya, menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan kemandirian merupakan bagian penting dalam proses pemasyarakatan. “Melalui pembinaan keterampilan ini, kami berupaya membekali warga binaan dengan kemampuan kerja nyata agar setelah bebas mereka dapat mandiri, produktif, serta mampu berkontribusi positif di lingkungan masyarakat,” ujarnya.

Melalui program pembinaan kemandirian tersebut, Lapas Kelas IIA Purwokerto berharap warga binaan tidak hanya menjalani masa pidana, tetapi juga memperoleh bekal keterampilan, meningkatkan rasa percaya diri, serta memiliki kesiapan untuk menjalani kehidupan yang lebih baik dan bermanfaat setelah kembali ke tengah masyarakat.

(Humas Lapas Purwokerto)