Panen Kangkung, Lapas Purwokerto Perkuat Pembinaan Kemandirian Warga Binaan
Purwokerto, 28 Februari 2026—Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Purwokerto kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pembinaan warga binaan melalui kegiatan panen kangkung yang dilaksanakan di area brandgang Lapas. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian di bidang pertanian sekaligus mendukung pemenuhan kebutuhan bahan makanan dapur Lapas secara mandiri dan berkelanjutan.
Panen kangkung dilakukan oleh warga binaan yang tergabung dalam program pembinaan kerja pertanian dengan pendampingan langsung dari petugas Lapas. Selain menjadi sarana pembinaan, kegiatan ini juga menjadi media pembelajaran praktis bagi warga binaan dalam mengembangkan keterampilan bercocok tanam, mulai dari proses perawatan hingga masa panen. Dari kegiatan tersebut, berhasil dipanen kangkung sebanyak 29 kilogram yang selanjutnya dimanfaatkan sebagai suplai bahan makanan dapur Lapas Kelas IIA Purwokerto.
Kepala Seksi Kegiatan Kerja, Bima Sambudya, menyampaikan bahwa program pertanian menjadi salah satu fokus pembinaan kemandirian yang terus dikembangkan di Lapas Purwokerto. “Melalui kegiatan pertanian ini, warga binaan tidak hanya mengisi waktu dengan kegiatan positif, tetapi juga memperoleh keterampilan nyata yang dapat dimanfaatkan setelah kembali ke masyarakat. Selain itu, hasil panen juga membantu mendukung kemandirian pangan di lingkungan Lapas,” ungkapnya.
Seluruh rangkaian kegiatan panen berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Program pembinaan kemandirian ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas warga binaan sekaligus menumbuhkan rasa tanggung jawab, disiplin, serta kesiapan mereka untuk kembali berperan aktif di tengah masyarakat setelah menjalani masa pembinaan.
(Humas Lapas Purwokerto)
