Panen Hasil Pertanian Warga Binaan Lapas Kelas IIA Purwokerto Dukung Program Ketahanan Pangan

Kegiatan Panen Hasil Pertanian Warga Binaan Lapas Kelas IIA Purwokerto dilaksanakan pada Sabtu, 3 Januari 2026, sebagai bagian dari pelaksanaan Program Ketahanan Pangan yang berkelanjutan. Kegiatan ini berlangsung di area Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) brandgang selatan Lapas Kelas IIA Purwokerto dan diikuti oleh Warga Binaan pekerja bidang pembinaan kemandirian (bimker) dengan pendampingan langsung oleh petugas Lapas.

Panen kali ini difokuskan pada tanaman pepaya muda yang sebelumnya telah ditanam pada 16 April 2025. Setelah melalui proses perawatan dan pemeliharaan secara rutin oleh Warga Binaan, tanaman pepaya tersebut dinilai telah memenuhi kriteria siap panen. Dari kegiatan ini, diperoleh hasil panen pepaya muda dengan total mencapai 34,6 kilogram, yang menunjukkan keberhasilan pengelolaan lahan pertanian di lingkungan Lapas.

Hasil panen pepaya muda selanjutnya dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan bahan makanan di dapur Lapas Kelas IIA Purwokerto. Pepaya muda tersebut diolah sebagai menu sayur dan disajikan kepada Warga Binaan pada menu hari keempat, sehingga hasil dari program ketahanan pangan ini dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh Warga Binaan sekaligus mendukung pemenuhan kebutuhan konsumsi di dalam Lapas.

Kepala Lapas Kelas IIA Purwokerto, Aliandra Harahap, menyampaikan bahwa kegiatan panen ini merupakan bentuk nyata pembinaan kemandirian yang berorientasi pada produktivitas dan keberlanjutan. “Program ketahanan pangan ini tidak hanya membekali Warga Binaan dengan keterampilan bercocok tanam, tetapi juga menanamkan nilai kerja keras, tanggung jawab, serta kemandirian. Hasil panen yang diserap untuk kebutuhan dapur Lapas menjadi bukti bahwa pembinaan dapat memberikan manfaat langsung,” ujar Aliandra Harahap.

Lebih lanjut, Kalapas menegaskan bahwa kegiatan panen hasil pertanian akan terus dilaksanakan secara rutin guna memenuhi target Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, yaitu penyerapan minimal 5 persen hasil panen program ketahanan pangan oleh penyedia bahan makanan Lapas. Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIA Purwokerto berkomitmen mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan secara berkesinambungan.

(Humas Lapas Purwokerto)