Menuju Administrasi Modern, Lapas Kelas IIA Purwokerto Terapkan Digitalisasi Data Kepegawaian
Lapas Kelas IIA Purwokerto menerapkan digitalisasi data kepegawaian sebagai bagian dari penguatan tata kelola organisasi. Program ini difokuskan pada pembaruan dan integrasi seluruh data pegawai ke dalam sistem berbasis digital agar lebih tertib, aman, dan mudah diakses oleh unit kerja terkait.
Digitalisasi dilakukan dengan memindahkan arsip kepegawaian dari format manual ke platform elektronik terpadu. Data seperti profil pegawai, riwayat kepangkatan, jabatan, pendidikan, serta rekam jejak pelatihan dihimpun dalam satu sistem untuk mempermudah pengelolaan dan pemantauan. Langkah ini juga mempercepat proses administrasi internal dan mengurangi potensi kesalahan pencatatan.
Pelaksanaan program didukung dengan pendampingan teknis bagi petugas pengelola data agar proses input, verifikasi, dan pembaruan informasi berjalan sesuai standar. Dengan sistem yang terstruktur, monitoring kebutuhan pegawai dan evaluasi kinerja dapat dilakukan secara lebih akurat dan real time.
Kepala Lapas Kelas IIA Purwokerto, Aliandra Harahap, menyampaikan bahwa digitalisasi merupakan kebutuhan mutlak dalam mendukung kinerja birokrasi saat ini. “Kami mendorong pengelolaan data kepegawaian berbasis digital agar proses administrasi menjadi lebih cepat, tepat, dan transparan,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa inovasi ini menjadi fondasi pengembangan manajemen SDM ke depan. “Dengan sistem digital yang terintegrasi, setiap data pegawai terdokumentasi dengan baik dan mudah ditelusuri. Ini adalah langkah nyata menuju administrasi modern dan profesional,” tegasnya.
