‎Lapas Cipinang Terima 43 Peserta Magang Program Stimulus Ekonomi 2025

Jakarta, Latucip_Media – Semangat baru hadir di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang. Pagi ini, Senin (24/11), sebanyak 43 lulusan perguruan tinggi resmi bergabung untuk mengikuti program magang pemerintah sebagai bagian dari Stimulus Ekonomi Nasional 2025. Mereka datang dengan bekal ilmu, optimisme, dan keinginan untuk belajar, sementara Lapas Cipinang membuka ruang bagi pengalaman kerja nyata di dunia pemasyarakatan ruang yang menuntut profesionalisme, empati, dan kepekaan sosial. Program magang berlangsung selama enam bulan, di mana seluruh peserta mendapatkan uang saku sesuai dengan ketetapan pemerintah. Skema tersebut diharapkan menjadi jembatan awal bagi generasi muda untuk mengasah keterampilan praktis, memperkuat portofolio profesional, sekaligus meningkatkan daya saing di dunia kerja.

Kepala Lapas Kelas I Cipinang, Wachid Wibowo, menyambut para peserta magang dan menegaskan bahwa kehadiran mereka membawa manfaat timbal balik.

“Kami menyambut baik program ini. Para lulusan baru akan mendapatkan pengalaman kerja nyata dalam sistem pemasyarakatan, sementara kehadiran mereka membantu memperkuat pelaksanaan tugas layanan, pembinaan, dan administrasi di Lapas Cipinang. Ini bukan ekadar program magang-ini kolaborasi yang saling memperkaya,” ujarnya.

Para peserta nantinya ditempatkan di berbagai unit, mulai dari administrasi umum, perawatan, komunikasi publik, sistem informasi, hingga pembinaan kepribadian dan kemandirian Warga Binaan. Penempatan yang beragam diharapkan memberi pemahaman komprehensif mengenai tata kelola pemasyarakatan modern.

Kepala Bagian Tata Usaha, Lis Susanti, menambahkan bahwa seluruh peserta dalam satu pekan ini akan memperoleh orientasi dasar dan diperkenalkan dengan para mentor pembimbing. “Kami ingin memastikan mereka tidak hanya bekerja, tetapi belajar. Penempatan dilakukan berdasarkan minat, latar belakang akademik, dan kompetensi sehingga proses magang dapat lebih relevan dan terukur,” jelasnya.

Salah satu peserta magang, M. Fathur, mengaku antusias setelah resmi diterima dan mengikuti sesi pengenalan serta pengarahan pusat secara daring. “Ini peluang besar. Saya berharap bisa belajar banyak dan memberi kontribusi selama menjalani program ini,” ungkapnya.