Bangun Harapan Melalui Pendidikan, Lapas Cilegon Resmi Bekerja Sama dengan Disdikbud Kota Cilegon

KORANDETAK.COM-Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cilegon, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Banten, melaksanakan kegiatan penandatanganan kerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Cilegon sebagai langkah konkret dalam memperkuat program pembinaan di bidang pendidikan bagi warga binaan.

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi ini menjadi momentum penting dalam membangun sinergi antara pemasyarakatan dan pemerintah daerah. Kerja sama tersebut bertujuan untuk meningkatkan akses serta kualitas layanan pendidikan bagi warga binaan, sehingga mereka memiliki kesempatan yang lebih luas untuk mengembangkan potensi diri selama menjalani masa pembinaan.

Melalui nota kesepahaman ini, kedua belah pihak sepakat untuk mendukung pelaksanaan program pendidikan formal maupun nonformal, termasuk fasilitasi pembelajaran, peningkatan kompetensi, serta pendampingan yang berkelanjutan. Diharapkan, sinergi ini mampu memberikan dampak positif dalam membentuk pribadi warga binaan yang lebih siap kembali ke tengah masyarakat.

Kepala Lapas Kelas IIA Cilegon, Raja Muhammad Ismael Novadiansyah, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan wujud komitmen Lapas Cilegon dalam menghadirkan pembinaan yang tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga substantif dan berorientasi pada masa depan warga binaan.

“Pendidikan adalah kunci perubahan. Melalui kolaborasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Cilegon, kami ingin memastikan bahwa warga binaan tetap memiliki hak dan kesempatan untuk belajar, berkembang, serta mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik ketika kembali ke masyarakat,” ujar Raja Muhammad Ismael Novadiansyah.

Ia menambahkan bahwa pemasyarakatan modern menuntut adanya kolaborasi lintas sektor guna menciptakan pembinaan yang komprehensif, humanis, dan berkelanjutan. Dengan terjalinnya kerja sama ini, Lapas Cilegon berharap program pendidikan di dalam lapas dapat berjalan lebih optimal dan memberikan manfaat nyata.

Kegiatan ditutup dengan sesi dokumentasi bersama sebagai simbol komitmen bersama dalam membangun pemasyarakatan yang lebih maju, inklusif, dan berorientasi pada pemberdayaan.CILEGON – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cilegon melaksanakan kegiatan penandatanganan kerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Cilegon sebagai langkah konkret dalam memperkuat program pembinaan di bidang pendidikan bagi warga binaan.

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi ini menjadi momentum penting dalam membangun sinergi antara pemasyarakatan dan pemerintah daerah. Kerja sama tersebut bertujuan untuk meningkatkan akses serta kualitas layanan pendidikan bagi warga binaan, sehingga mereka memiliki kesempatan yang lebih luas untuk mengembangkan potensi diri selama menjalani masa pembinaan.

Melalui nota kesepahaman ini, kedua belah pihak sepakat untuk mendukung pelaksanaan program pendidikan formal maupun nonformal, termasuk fasilitasi pembelajaran, peningkatan kompetensi, serta pendampingan yang berkelanjutan. Diharapkan, sinergi ini mampu memberikan dampak positif dalam membentuk pribadi warga binaan yang lebih siap kembali ke tengah masyarakat.

Kepala Lapas Kelas IIA Cilegon, Raja Muhammad Ismael Novadiansyah, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan wujud komitmen Lapas Cilegon dalam menghadirkan pembinaan yang tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga substantif dan berorientasi pada masa depan warga binaan.

“Pendidikan adalah kunci perubahan. Melalui kolaborasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Cilegon, kami ingin memastikan bahwa warga binaan tetap memiliki hak dan kesempatan untuk belajar, berkembang, serta mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik ketika kembali ke masyarakat,” ujar Raja Muhammad Ismael Novadiansyah.

Ia menambahkan bahwa pemasyarakatan modern menuntut adanya kolaborasi lintas sektor guna menciptakan pembinaan yang komprehensif, humanis, dan berkelanjutan. Dengan terjalinnya kerja sama ini, Lapas Cilegon berharap program pendidikan di dalam lapas dapat berjalan lebih optimal dan memberikan manfaat nyata.

Kegiatan ditutup dengan sesi dokumentasi bersama sebagai simbol komitmen bersama dalam membangun pemasyarakatan yang lebih maju, inklusif, dan berorientasi pada pemberdayaan.(Red).