Lapas Arga Makmur Perkuat Tata Kelola Data Kesehatan melalui SATUSEHAT SDMK
Arga Makmur, 23 September 2026* — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Arga Makmur memperkuat tata kelola data dan administrasi tenaga kesehatan melalui keikutsertaan dalam Pertemuan Pembinaan dan Pengawasan Implementasi SATUSEHAT SDMK serta MPP Digital untuk pelayanan perizinan praktik tenaga kesehatan, Rabu (23/9).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkulu Utara tersebut menjadi bagian dari upaya Lapas Arga Makmur memastikan pengelolaan data Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK) di lingkungan satuan kerja berjalan tertib, mutakhir, dan selaras dengan perkembangan digitalisasi pelayanan kesehatan.
### Dari Pengelolaan Data Menuju Tata Kelola Digital
Dalam kegiatan tersebut, jajaran Lapas Arga Makmur memperoleh penguatan pemahaman mengenai SATUSEHAT SDMK sebagai sistem pengelolaan dan integrasi data sumber daya manusia kesehatan.
Materi juga mencakup pemanfaatan MPP Digital dalam mendukung pelayanan perizinan praktik tenaga kesehatan serta mekanisme integrasi SATUSEHAT SDMK dengan MPP Digital Nasional.
Bagi Lapas Arga Makmur, pemahaman terhadap sistem tersebut menjadi penting dalam mendukung pengelolaan administrasi tenaga kesehatan secara lebih tertib sekaligus memastikan data yang digunakan sesuai dengan ketentuan dan sistem yang berlaku.
### Mendukung Digitalisasi Pelayanan Pemasyarakatan
Penguatan tata kelola data tenaga kesehatan juga menjadi bagian dari upaya Lapas Arga Makmur mengembangkan penyelenggaraan layanan Pemasyarakatan yang semakin adaptif terhadap transformasi digital.
Pemanfaatan sistem digital memungkinkan pengelolaan data dilakukan secara lebih terstruktur dan mendukung proses administrasi yang membutuhkan keterhubungan dengan sistem layanan pemerintah lainnya.
Hal ini sejalan dengan semangat transformasi digital dalam pelaksanaan *15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026*, khususnya dalam mendorong tata kelola yang efektif, tertib, akuntabel, dan berbasis pemanfaatan teknologi.
### Data Akurat, Administrasi Lebih Tertib
Salah satu fokus yang menjadi perhatian Lapas Arga Makmur setelah kegiatan adalah pemutakhiran dan penyesuaian data SDMK tenaga kesehatan di lingkungan Lapas.
Data yang akurat menjadi bagian penting dalam mendukung tertib administrasi, termasuk dalam proses pelayanan yang berkaitan dengan perizinan praktik tenaga kesehatan. Karena itu, setiap perubahan maupun pembaruan data perlu dikelola dan disesuaikan dengan sistem yang berlaku.
Melalui pemahaman yang diperoleh dalam kegiatan tersebut, Lapas Arga Makmur dapat melakukan langkah tindak lanjut secara lebih terarah, termasuk berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkulu Utara apabila terdapat kendala teknis dalam proses integrasi maupun pemutakhiran data.
### Memperkuat Pelayanan Kesehatan di Lapas
Pengelolaan data tenaga kesehatan yang tertib pada akhirnya tidak hanya berkaitan dengan administrasi. Tata kelola SDMK yang baik menjadi salah satu unsur pendukung terselenggaranya pelayanan kesehatan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) secara profesional.
Lapas Arga Makmur terus mendorong agar pelayanan kesehatan kepada WBP didukung oleh sumber daya, administrasi, dan sistem pengelolaan data yang sesuai dengan ketentuan.
Dengan demikian, transformasi digital tidak ditempatkan hanya sebagai perubahan sistem administrasi, tetapi menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas penyelenggaraan pelayanan Pemasyarakatan.
### Tindak Lanjut dan Komitmen Lapas Arga Makmur
Usai kegiatan, Lapas Arga Makmur akan menindaklanjuti hasil pembinaan melalui koordinasi dengan instansi terkait, melakukan pemutakhiran data SDMK, serta mengoptimalkan pemanfaatan sistem digital dalam mendukung administrasi dan pelayanan perizinan praktik tenaga kesehatan.
Kepala Lapas Kelas IIB Arga Makmur, *Yulian Fernando*, menegaskan bahwa pengelolaan data dan administrasi yang tertib merupakan bagian penting dalam mendukung kualitas pelayanan.
“Pemanfaatan sistem digital harus diikuti dengan ketepatan dan keterbaruan data. Karena itu, kami akan menindaklanjuti hasil kegiatan ini melalui pemutakhiran data dan koordinasi dengan instansi terkait agar pengelolaan tenaga kesehatan di Lapas berjalan tertib dan sesuai ketentuan,” ujar Yulian Fernando.
Melalui langkah tersebut, Lapas Arga Makmur terus memperkuat tata kelola pelayanan kesehatan yang tertib, terintegrasi, dan adaptif terhadap transformasi digital.
*Sebab, pelayanan Pemasyarakatan yang berkualitas tidak hanya ditentukan oleh pelayanan yang diberikan, tetapi juga oleh tata kelola data dan administrasi yang mendukungnya.*
