Benang Menjadi Karya, Warga Binaan Lapas Kotabaru Asah Keterampilan Menjahit

Kotabaru, INFO_PAS – Suara mesin jahit terdengar dari kegiatan pembinaan kemandirian di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kotabaru. Sejumlah warga binaan mengikuti kegiatan menjahit pada Rabu (23/9/2026) sebagai bagian dari upaya mengembangkan keterampilan dan kreativitas selama menjalani masa pembinaan.

Kegiatan menjahit dilakukan secara bertahap dengan pendampingan petugas. Warga binaan mempraktikkan berbagai tahapan, mulai dari menyiapkan kain dan peralatan, mengukur bahan, membuat pola, memotong kain, hingga menjahit dan merapikan hasil jahitan.

Petugas Pembina Kemandirian Lapas Kotabaru, Icho Marselawati, menyampaikan bahwa keterampilan menjahit merupakan salah satu kemampuan yang dapat terus dikembangkan oleh warga binaan karena memiliki banyak penerapan dalam kehidupan sehari-hari.

“Menjahit membutuhkan ketelitian, kesabaran, dan konsentrasi. Melalui kegiatan ini, warga binaan tidak hanya belajar menggunakan mesin jahit, tetapi juga belajar menyelesaikan pekerjaan secara bertahap dan bertanggung jawab terhadap hasil yang dikerjakan,” ujar Icho Marselawati.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan bagi warga binaan untuk menggali potensi dan menemukan keterampilan yang dapat dikembangkan secara lebih lanjut.

“Kami berharap keterampilan yang dipelajari selama mengikuti pembinaan dapat menjadi bekal ketika warga binaan kembali ke masyarakat. Kemampuan menjahit dapat dikembangkan menjadi kegiatan produktif apabila terus dilatih dan ditekuni,” tambahnya.

Sementara itu, salah seorang warga binaan berinisial R mengaku senang dapat mengikuti kegiatan menjahit. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan pengalaman baru sekaligus melatih dirinya untuk lebih teliti dalam mengerjakan sesuatu.

“Saya senang mengikuti kegiatan menjahit karena bisa belajar keterampilan baru. Ternyata menjahit tidak hanya sekadar menjalankan mesin, tetapi harus teliti dalam mengukur, memotong, dan menyatukan kain agar hasilnya rapi,” ungkap R.

R juga berharap dapat terus meningkatkan kemampuannya selama mengikuti kegiatan pembinaan.