Meneladani Rasulullah, Menumbuhkan Harapan di Balik Tembok Pembinaan

Tangerang, 27 Agustus 2026 — Lapas Perempuan Kelas IIA Tangerang melaksanakan kegiatan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bersama jajaran petugas dan warga binaan. Kegiatan berlangsung dengan penuh khidmat dan sarat makna, menghadirkan Bunda Dr. Tuty Rahmawati dari ESQ sebagai penceramah.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penampilan luar biasa dari warga binaan melalui persembahan marawis yang berlangsung meriah. Suasana kemudian dilanjutkan dengan saritilawah dan pelantunan ayat suci Al-Qur’an yang menambah kekhusyukan kegiatan.

Dalam sambutannya, Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Tangerang menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bukan sekadar momentum untuk mengenang kelahiran Rasulullah SAW, tetapi menjadi kesempatan untuk kembali meneladani akhlak mulia beliau. Seluruh warga binaan diajak menjadikan masa pembinaan sebagai momentum introspeksi, memperbaiki diri, serta membangun karakter positif untuk bekal kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.

Memasuki acara inti, Bunda Dr. Tuty Rahmawati menyampaikan tausiah mengenai keteladanan Rasulullah SAW melalui empat sifat utama, yaitu Siddiq, Amanah, Tabligh, dan Fathanah. Keempat sifat tersebut menjadi teladan penting dalam membangun pribadi yang jujur, dapat dipercaya, senantiasa menyampaikan kebaikan, serta memiliki kecerdasan dalam mengambil keputusan.

Pesan tausiah semakin terasa dalam saat seluruh peserta diajak bershalawat bersama. Kebersamaan jajaran dan warga binaan dalam lantunan shalawat menciptakan suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan.

“Keteladanan Rasulullah SAW bukan hanya untuk dikenang, tetapi untuk diterapkan dalam kehidupan. Setiap orang memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri dan menjadi pribadi yang lebih baik,” menjadi salah satu pesan yang menguatkan makna peringatan Maulid Nabi kali ini.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus menjadi motivasi bagi warga binaan untuk menjalani proses pembinaan dengan sungguh-sungguh dan mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik, mandiri, serta bermanfaat bagi keluarga dan masyarakat.