Kalapas Malang Hadiri Farmer Field Day, Bangun Sinergi Bersama Kapus Brmp Guna Dukung Ketahanan Pangan
Malang – Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Malang, Christo Victor Nixon Toar, menghadiri kegiatan Farmer Field Day (FFD) bertema “Modernisasi Teknologi Tanaman Aneka Kacang Mendukung Program Strategis Kementerian Pertanian” yang diselenggarakan oleh BRMP Tanaman Aneka Kacang di IP2MP Kendalpayak, Malang(30/06). Dalam rangkaian kegiatan, beliau mengikuti berbagai sesi demonstrasi teknologi pertanian modern, mulai dari penanaman kedelai, pemanfaatan drone pertanian untuk pengendalian organisme pengganggu tanaman, hingga pemanfaatan teknologi mekanisasi dalam budidaya kedelai.
Kehadiran Kalapas sekaligus memperkuat sinergi yang telah terjalin antara Lapas Kelas I Malang dan BRMP Tanaman Aneka Kacang dalam mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional serta implementasi Asta Cita Presiden. Kegiatan ini juga menjadi tindak lanjut konkret dari komunikasi dan koordinasi yang telah dibangun sebelumnya terkait pengembangan lahan produktif di SAE L’SIMA Ngajum.
Selain menyaksikan teknologi pertanian modern yang dikembangkan oleh berbagai mitra, termasuk penggunaan drone pertanian dari Maxxi Tanil Kalapas bersama Kepala Pusat Perakitan dan Modernisasi Pertanian Tanaman Pangan, Dr. Haris Syahbuddin, DEA., meninjau berbagai inovasi BRMP Tanaman Aneka Kacang dalam menghasilkan varietas unggul kedelai. Berbagai varietas tersebut dikembangkan dengan karakteristik biji yang lebih besar, produktivitas tinggi, lebih tahan terhadap gangguan, serta memiliki kemudahan dalam proses budidaya.
Kesempatan tersebut dimanfaatkan untuk berdiskusi mengenai teknik budidaya, pemilihan benih, hingga strategi pengembangan kedelai yang sesuai dengan kondisi lahan SAE L’SIMA Ngajum. Bagi Lapas Malang, kegiatan ini menjadi sarana belajar sekaligus memperkaya pemahaman mengenai praktik pertanian modern yang nantinya akan diterapkan dalam pembinaan kemandirian warga binaan. Seluruh rangkaian kegiatan FFD juga memperlihatkan bagaimana inovasi pertanian dapat menjadi kunci dalam meningkatkan produktivitas sekaligus mendukung swasembada pangan nasional.
