Khidmat dan Penuh Makna, Kakanwil Ditjenpas Banten Apresiasi Layanan Kunjungan Idul Fitri di Lapas Cilegon
Cilegon – Suasana layanan kunjungan Idul Fitri di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cilegon berlangsung khidmat dan penuh makna. Momentum hari raya dimanfaatkan oleh warga binaan untuk bersilaturahmi dengan keluarga dalam suasana tertib, aman, dan humanis.
Kegiatan tersebut mendapat perhatian langsung dari Kepala Kantor Wilayah Ditjen Pemasyarakatan Banten, Muhammad Ali Syeh Banna, yang melaksanakan monitoring pada Senin (23/3/2026) mulai pukul 10.00 WIB. Dalam kunjungannya, ia didampingi Kepala Lapas Kelas IIA Cilegon, Raja Muhammad Ismael Novadiansyah, beserta pejabat manajerial dan jajaran petugas.
Monitoring dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian layanan kunjungan Idul Fitri berjalan sesuai standar operasional prosedur, mengedepankan pelayanan prima, serta tetap memperhatikan aspek keamanan dan ketertiban. Peninjauan mencakup alur pendaftaran, pemeriksaan administrasi, ruang tunggu, hingga area kunjungan.
Kepala Kantor Wilayah menyampaikan apresiasi atas kesiapan dan kinerja jajaran Lapas Cilegon dalam memberikan layanan terbaik di momen hari raya.
“Momentum Idul Fitri memiliki makna yang sangat mendalam bagi warga binaan dan keluarganya. Saya mengapresiasi seluruh jajaran yang telah menghadirkan layanan kunjungan secara tertib, humanis, dan penuh empati. Pelayanan yang baik bukan hanya soal prosedur, tetapi juga tentang menghadirkan suasana yang bermartabat dan penuh penghormatan,” ujar Muhammad Ali Syeh Banna.
Ia juga menegaskan bahwa penguatan sistem layanan harus terus dilakukan secara konsisten, terutama pada momen dengan intensitas kunjungan tinggi seperti Idul Fitri, agar kualitas pelayanan publik tetap terjaga.
Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIA Cilegon, Raja Muhammad Ismael Novadiansyah, menyatakan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan sebagai bagian dari proses pembinaan.
“Kami berupaya memastikan setiap keluarga yang datang dapat merasakan pelayanan yang nyaman dan teratur. Kunjungan Idul Fitri bukan hanya agenda rutin, tetapi bagian penting dalam menjaga hubungan emosional yang menjadi faktor pendukung keberhasilan pembinaan warga binaan,” ungkapnya.
Pelaksanaan layanan kunjungan Idul Fitri di Lapas Kelas IIA Cilegon menjadi wujud komitmen pemasyarakatan dalam menghadirkan pelayanan publik yang profesional, berintegritas, serta berorientasi pada pendekatan kemanusiaan. Momentum silaturahmi ini diharapkan mampu memperkuat dukungan keluarga sebagai elemen penting dalam proses reintegrasi sosial warga binaan.
