Dorong UMKM Pemasyarakatan, Kakanwil Ditjenpas Banten Tinjau Produk WBP di Galeri Kanim Cilegon

KORANDETAK.COM-Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Banten, Ali Syeh Banna, melakukan kunjungan ke Galeri Kantor Imigrasi Kelas II TPI Cilegon sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) hasil karya Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Kunjungan ini menjadi momentum strategis dalam memperluas promosi sekaligus meningkatkan nilai jual produk WBP melalui etalase galeri yang terbuka bagi masyarakat.

Dalam kunjungan tersebut, Kakanwil meninjau langsung berbagai produk unggulan WBP yang dipamerkan di Galeri Kantor Imigrasi Kelas II TPI Cilegon, mulai dari kerajinan tangan, produk kuliner, hingga karya kreatif bernilai ekonomis lainnya. Galeri ini berperan sebagai wadah sinergi antarunit di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam mendukung pembinaan kemandirian warga binaan.

Ali Syeh Banna mengapresiasi kualitas produk yang dinilai semakin kompetitif serta memiliki potensi pasar yang luas. Menurutnya, keberadaan galeri menjadi langkah nyata dalam menghadirkan hasil pembinaan pemasyarakatan kepada publik sekaligus menghapus stigma negatif terhadap warga binaan.

“Karya warga binaan memiliki kualitas yang baik dan layak bersaing. Melalui galeri ini, kita tidak hanya menampilkan produk, tetapi juga menunjukkan keberhasilan proses pembinaan kemandirian yang berdampak langsung pada kesiapan mereka kembali ke masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa penguatan UMKM pemasyarakatan merupakan bagian penting dari strategi pembinaan yang berorientasi pada produktivitas dan reintegrasi sosial. Sinergi lintas unit, termasuk dengan jajaran keimigrasian, dinilai mampu memperluas akses pemasaran serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap produk WBP.

Kegiatan ini sekaligus menjadi dorongan bagi seluruh Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan di Banten untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan kemandirian, inovasi produk, serta strategi pemasaran agar hasil karya WBP semakin dikenal dan memberikan manfaat ekonomi berkelanjutan.

Melalui kunjungan ini, diharapkan Galeri Kanim Cilegon dapat terus berkembang sebagai etalase kolaboratif yang memperkuat pemberdayaan warga binaan, sekaligus menjadi sarana nyata bahwa pemasyarakatan tidak hanya berfokus pada pembinaan kepribadian, tetapi juga pada peningkatan keterampilan dan kemandirian ekonomi.(Red).