Lapas Purwokerto Ikuti Pembelajaran Blended Learning “SIPANGAN DIGITAL” untuk Dukung Ketahanan Pangan Warga Binaan

Purwokerto – Lapas Kelas IIA Purwokerto mengikuti kegiatan Pembelajaran Blended Learning “SIPANGAN DIGITAL” yang diselenggarakan Lapas Kelas I Semarang pada Jumat (3/10/2025). Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui zoom di ruang Bimbingan Kerja (Bimker) Lapas Kelas IIA Purwokerto mulai pukul 08.30 WIB hingga selesai.

Program ini merupakan tindak lanjut dari Surat Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Tengah tentang uji coba pembelajaran blended learning di seluruh UPT Pemasyarakatan se-Jawa Tengah. Tujuannya adalah mendukung 13 Program Akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya pada aspek pemberdayaan warga binaan untuk ketahanan pangan.

Di Lapas Purwokerto, kegiatan diikuti oleh Kasi Kegiatan Kerja beserta jajaran. Adapun narasumber yang hadir adalah Penyuluh Pertanian Lapangan dari Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Ngaliyan Semarang sekaligus Instruktur Edufarm Park Semarang, Ibu Yan Ariana, S.Pt., M.Pt. Beliau memaparkan materi dasar budidaya sayuran serta memperkenalkan berbagai jenis tanaman sayur yang dapat dikembangkan oleh warga binaan.

Kasi Kegiatan Kerja Lapas Kelas IIA Purwokerto menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi langkah positif dalam meningkatkan keterampilan warga binaan. “Melalui pembelajaran ini, kami ingin membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian yang aplikatif. Harapannya, mereka tidak hanya mampu mendukung program ketahanan pangan di dalam lapas, tetapi juga siap mandiri ketika kembali ke masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan yang dikemas secara interaktif ini ditutup dengan sesi tanya jawab hingga berakhir dengan lancar.

(Humas Lapas Purwokerto)