Beathor: Saya Tidak Takut Dilaporkan Kepolisi oleh Ngabalin

Korandetak.com, Jakarta – Bambang Beathor Suryadi, mantan Deputi IV Kantor Staf Presiden (KSP) menegaskan bahwa ia tidak takut dilaporkan kepolisi oleh Ngabalin, terkait pencemaran nama baik Ngabalin.

“kenapa harus takut, kitakan orang dewasa orang sadar hukum, semua perbuatan kita kan terukur,” Tegas Beathor saat di wawancarai di kediamanya, di bilangan Jakarta. (4/12/2020)

Ketika ditanya terkait Ngabalin orang Istana yang dekat dengan Jokowi, menurut Beathor,”Saya lebih dekat dengan Jokowi,” ujar Beathor, ”Ngabalin itu baru bergabung di jokowi itu tahun  2018, saya dari 2012 memperjuangkan jokowi, di pilkada dki, kita memenangkan satu kecamatan untuk Jokowi sebagai Gubernur Waktu itu, saya keluar uang pribadi 11 juta, saya pergi ke solo beli baju kotak kotak, khusus untuk memenangkan jokowi sebagai Gubernur DKI Jakarta,” jelasnya

Masih menurut Beathor, jika ngabalin merasa di fitnah dan di cemarkan nama baiknya, maka itu hanya persepsi,” Itu persepsi, semua orang yang merasa terganggu pasti menggunakan kalimat itu, jangankan dia (ngabalin-red). tukang batu juga begitu, kalau batunya terkena kepalanya langsung dia dibilang, dia tercemar karena batu itu kan, jadi tidak masalah Ngabalin memiliki Persepsi difitnah dan dicemarkan,” tutupnya. (rv)